Pria Berusia 75 Tahun Keatas Masih Aktif Secara Seksual. Pria
di usia lanjut ternyata juga masih memiliki keinginan untuk melakukan
hubungan seksual. Bahkan di usia lebih dari 75 tahun, sedikitnya 1 dari
10 orang masih melakukan aktivitas seksual selama satu tahun terakhir.
Peneliti melakukan survei terhadap pria Australia yang berusia 75-95
tahun yang menikah, sekitar 40 persen dari peserta survei berusia 75-79
mengatakan pernah berhubungan seks selama 12 bulan terakhir. Bahkan pada
pria yang berusia 90-95 tahun, 11 persen melaporkan juga masih
melakukan aktivitas seksual dengan pasangannya.
"Meskipun banyak orang termasuk beberapa dokter mempercayai bahwa
aktivitas seksual tidak penting bagi orang tua, tetapi penelitian ini
menunjukkan bahwa di usia yang sudah sangat tua, 1 dari 5 pria masih
menganggap seks itu penting," kata Zoe Hyde, seorang peneliti di
University of Western Australia
Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal Annals of Internal Medicine.
Beberapa studi lain juga mencoba menganalisis seksualitas pada orang
tua, yang kadang diasumsikan tidak lagi memiliki minat terhadap seks.
Salah satu studi di tahun 2007 yang diterbitkan dalam New England
Journal of Medicine melaporkan bahwa lebih dari setengah dari pria
berusia 65-74 tahun yang mengikuti survei di Amerika, melaporkan bahwa
masih melakukan aktivitas seksual, begitu pula 26 persen dari peserta
survei yang berusia 74-85 tahun.
Dalam studi baru, peneliti memeriksa hasil studi seksualitas sebanyak
2.800 pria Australia. Secara keseluruhan, hasilnya mendekati 49 persen,
pria usia 75-95 seks menganggap kehidupan seks masih penting di usianya.
Penelitian ini terkait berbagai faktor kurangnya aktivitas seksual di
antara pria yang lebih tua. Meningkatnya usia menyebabkan kadar
testosteron rendah, kurangnya gairah seks pasangan atau keterbatasan
fisik, osteoporosis, kanker prostat, diabetes, penggunaan obat depresi,
dan penggunaan beberapa obat tekanan darah yang dikaitkan dengan tidak
adanya seksual aktivitas pada sebagian pria yang lebih tua.
Para peneliti mengambil catatan khusus tentang hubungan antara kadar
testosteron yang lebih rendah dan kurang aktivitas seksual. Namun, akan
terlalu dini untuk menyarankan terapi testosteron untuk meningkatkan
minat dan aktivitas seksual pada pria usia lanjut pada tahap ini.
"Adapun pada wanita yang lebih tua, penelitian menunjukkan bahwa rasa
sakit dan kurangnya kepuasan merupakan isu utama bagi wanita untuk
menghentikan aktivitas seksual di usia tua," kata Dr Stacy Tessler
Lindau, seorang profesor yang mempelajari seksualitas di University of
Chicago.
Lindau melakukan studi terhadap wanita usia tua dan hasilnya hanya 17
persen wanita berusia 75-85 tahun yang masih melakukan hubungan seksual
selama satu tahun terakhir, dibandingkan dengan 39 persen pada pria.
Aktivitas seksual terkait dengan kesehatan fisik dan mental yang baik.
Seks yang baik akan mempromosikan kesehatan yang baik atau sebaliknya.
Tetapi perlu dikaji lebih lanjut apakah aktivitas seksual di usia lanjut
memberikan manfaat yang sama seperti ketika Anda masih muda.
