Kista, Tumor Jinak Pada Vagina. Tumor
merupakan sekelompok sel-sel abnormal yang terbentuk dari hasil proses
pembelahan sel yang berlebihan dan tak terkoordinasi.
Berdasarkan pertumbuhannya, tumor dibagi menjadi 2 golongan besar yaitu
tumor jinak dan tumor ganas atau yang populer dengan sebutan kanker.
Tumor dan kanker seringkali dianggap sama. Namun, ada perbedaan di
antara keduanya.
Tumor jinak hanya tumbuh dan membesar secara lokal dan tidak menyerang
jaringan tubuh didekatnya serta tidak mengalami metastatis (penyebaran
ke organ tubuh lain disekitarnya) berbeda dengan tumor ganas yang tumbuh
tak terkendali, menyerang jaringan tubuh disekitarnya, dan mengalami
metastatis melalui sistem peredaran darah dan limfa. Tumor ganas inilah
yang dikenal dengan kanker.
Dunia kedokteran belum mengetahui penyebab pasti seseorang dapat
menderita tumor tapi secara umum dipercaya bahwa proses terbentuknya
tumor berkaitan dengan 3 faktor utama yaitu faktor genetik (keturunan),
karsinogenik (onkogen), dan co-karsinogen (co-onkogen). Tumor yang
awalnya jinak jika tidak diobati secara benar, akan meradang dan berubah
menjadi tumor ganas alias kanker.
Kista adalah tumor jinak yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik,
berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada
yang berisi udara, cairan, nanah, atau pun bahan-bahan lainnya. Kista
termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan.
Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya
dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor
jinak relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak
membahayakan kesehatan penderitanya.
Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi dua, yaitu
non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan
biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Sementara
kista neoplastik umumnya harus di operasi, namun hal itu pun tergantung
pada ukuran dan sifatnya. Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di
vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista
yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner,
endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah
vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta
inklusi epidermal.

