TRIBUNNEWS.COM
- Entah karena norma yang sudah bergeser atau karena kemajuan zaman
yang membuat nilai dan pola pikir soal seks tak lagi sakral. Sebuah
hasil survei menunjukkan perempuan tak lagi membutuhkan cinta -yang
berkaitan dengan emosi dan rasa atas kekuatan sebuah komitmen- untuk
bisa menikmati hasrat seksual.
"Perempuan tak lagi menunggu mendapatkan pacar untuk mendapatkan pengalaman seks," jelas Pepper Schwartz, PhD, profesor sosiologi di Universitas Washington, Seattle.
Menurut Schwartz, semakin banyak perempuan yang mengizinkan dirinya bersenang-senang dengan pengalaman seks tanpa cinta dan mereka menikmatinya. Meskipun begitu, tak semua perempuan menikmati pengalaman seks tanpa ikatan. Menurut survei yang sama, 19 persen perempuan menyesal menjalani seks tanpa komitmen. Dan, 37 persen perempuan merasa tak nyaman dengan dirinya setelah melewati pengalaman seks tanpa ikatan.
Well, itu di Amerika. Bagaimana di Indonesia?