"Kami akan membuat pilot project membangun SPBU khusus perkebunan dan pertambangan agar mereka membeli SPBU dari situ," kata Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina, Mochamad Harun kepada VIVAnews, Jumat 4 Mei 2012.
Menurut Harun, SPBU khusus pertambangan dan perkebunan ini akan mulai beroperasi pada Juni 2012 mendatang. Pembangunannya, dia menambahkan, merupakan inisiatif Pertamina untuk membantu pemerintah dalam menjalankan program pembatasan BBM bersubsidi.
Pertamina, lanjut Harun, juga akan mendata transportasi umum di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Saat ini, Pertamina sedang mengkaji berapa jumlah kebutuhan BBM di daerah tersebut.
Nantinya, kata dia, hasil kajian tersebut akan diimplementasikan, sehingga mobil angkutan umum akan dibagi sama rata BBM bersubsidi agar ada asas pemerataan. "Semua mendapatkan alokasi yang sama, jika sehari 20 liter telah habis, mobil tidak bisa lagi mengisi di SPBU lain," tuturnya.