Merancang Database yang Baik
Seperti telah disebutkan sebelumnya, bahwa rancangan database
menentukan suatu aplikasi efektif atau tidak, efisien atau tidak, baik
atau tidak. Pembahasan mengenai bagaimana merancang database yang baik
tentunya sangat panjang. Kita dapat mencari referensi terkait dengan
perancangan database.
Beberapa Aturan Merancang Database yang Baik.
a. Tabel dalam database tidak boleh mengandung record (data) ganda,
atau dengan kata lain tidak boleh ada redudancy data. Jika terdapat data
yang sama, maka perlu dilihat kembali rancangan tabelnya.
b. Setiap tabel dalam database, harus memiliki field (kolom) yang unik. Field ini disebut sebagai Primary Key.
c. Tabel harus sudah normal.
d. Besar atau ukuran database hendaknya dibuat seminimal mungkin. Hal ini ditentukan oleh pemilihan tipe data yang tepat.
e. Merancang database hendaknya memperhatikan apakah rancangan dapat
menampung data (record) sesuai yang dibutuhkan oleh aplikasi.
Tips Penamaan Identifier.
a. Penamaan identifier (database, tabel, kolom) di MySQL bersifat
casesensitive. Penamaan identifier hendaknya konsisten untuk semua tabel
dalam suatu database. Kita dapat menggunakan model lower-case,
UPPER-CASE, camelCase dll.
b. Nama database, tabel dan kolom maksimal 64 karakter.
c. Hindari penggunaan karakter khusus, seperti üàû, karena bisa bermasalah dalam sistem operasi yang lain.
d. Pilih nama untuk field (kolom) yang mencerminkan isi dari data yang disimpan.
SQL merupakan singkatan dari Structured Query Language. SQL atau juga sering disebut sebagai query merupakan suatu bahasa (language)
yang digunakan untuk mengakses database. SQL dikenalkan pertama kali
dalam IBM pada tahun 1970 dan sebuah standar ISO dan ANSII ditetapkan
untuk SQL. Standar ini tidak tergantung pada mesin yang digunakan (IBM,
Microsoft atau Oracle). Hampir semua software database mengenal atau
mengerti SQL. Jadi, perintah SQL pada semua software database hampir
sama. Terdapat 3 (tiga) jenis perintah SQL, yaitu :
1. DDL atau Data Definition Language
DDL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pendefinisian suatu struktur database, dalam hal ini database dan table. Beberapa perintah dasar yang termasuk DDL ini antara lain :
CREATE
ALTER
RENAME
DROP
2. DML atau Data Manipulation Language
DML merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data atau record dalam table. Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain :
SELECT
INSERT
UPDATE
DELETE
3. DCL atau Data Control Language
DCL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi user
dan hak akses (priviledges). Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara
lain :
GRANT
REVOKE